oleh

Petani Pakisjaya Segera Buat Kartu Tani, Batas Akhirnya Hanya Tinggal Dua Hari Lagi.

Kobra86/Karawang.

Koordinator Penyuluh Pertanian (KPP) merupakan Aparatur Sipil Negara yang menjadi garda terdepan dalam rangka menyukseskan program pembangunan dibidang pertanian pada umumnya. Peranan koordinator Penyuluh di tingkat lapangan mempunyai tugas pengawalan, pendampingan yang sangat setrategis terlebih dimasing masing wilayah binaan dari setiap kecamatan.

Seperti halnya dalam kesempatan rapat minggon keliling kecamatan Pakisjaya. yang di gelar di Desa Solokan pada Selasa (13/10/2020). Eli Rosalina, SP.MP. selaku (KPP) kecamatan pakisjaya, dalam menyampaikan sambutannya mengatakan. “Guna mempercepat proses pengajuan Sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) petani Pakisjaya akan segera kami aploud datanya 20 Oktober 2020 esok.

Sementara untuk para petani yang belum mengajukan permohonan dalam pembuatan kartu tani, kami tunggu sampai 15 Oktober 2020. sebagai batas akhir dari pendaftaran petani yang memang belum memiliki kartu tani. himbauan mengenai agar petani Pakisjaya membuat kartu tani jauh-jauh hari sudah kami sampaikan dalam setiap rapat minggon kecamatan di hadapan para kepala desa yang berkesempatan hadir pada saat itu, agar memberi tahu kepada warga masyarakat nya untuk secepat nya membuat kartu tani.”terangnya.

Lebih lanjut Eli Rosalina, memaparkan. “memasuki tahun 2021 petani harus sudah memiliki kartu tani yang nantinya sudah masuk dan terdaftar dalam e-RDKK dari masing-masing Desa. yang selanjutnya bisa melakukan pembelian dan penerimaan pupuk bersubsidi dari Kartu Tani yang di miliki sesuai yang diterapkan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meningkatkan ketepatan sasaran serta penyaluran.

Dengan adanya sistem kartu tani tersebut dirasa tepat untuk mengevaluasi distribusi pupuk bersubsidi tahun 2021, sistem elektronik itu pula bisa meminimalisasir data ganda penerima bantuan pupuk bersubsidi karena telah mengacu pada data nomor induk kependudukan (NIK) pada e-KTP untuk penerimaan pupuk bersubsidi.”Pungkasnya.

Baca Juga  Penertiban Prokes Terus Dilakukan Polsek Purwasari dengan Bagikan Masker dan Edukasi PPKM

(A.Sumadi)

Komentar

News Feed