oleh

Percaloan Gelap TKI Dimasa Pandemi Masih Marak Terjadi Di Karawang

Kobra86 / Karawang 

Sering terjadinya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermasalah di Negara tempatnya bekerja dan menyulitkan Pemerintah dalam mengurus permasalahan yang terjadi, itu semua dikarenakan proses awal penyaluran dan pemberangkatannya ilegal, tidak melalui proses yang sesuai denhan prosedur aturan yang berlaku.

Dan sepertinya praktek – praktek percaloan tersebut masih terus terjadi, begitu pun di Karawang. Tidak sedikit masyarakat yang mengadu nasib ke luar Negeri, khususnya ke Negara Timur Tengah melalui proses ilegal.

Pemerhati politik dan pemerintahan, Andri Kurniawan memandang bahwa memang sangat sulit untuk menghentikan proses percaloan seperti itu. Dikatakannya, “Selama ini telah banyak terjadi kasus TKI bermasalah sampai meninggal dunia, hal itu sangat membuat repot Pemerintah,”

“Kalau prosesnya sesuai dengan prosedur, Pemerintah tidak akan kesulitan dalam mengurus permasalahan yang terjadi. Tapi kenyataannya, dari sekian banyak kasus diluar Negeri yang menimpa TKI, kebanyakan mereka berangkat secara ilegal. Bahkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang tidak memiliki catatan sama sekali,” Jelas Andri.

“Ironisnya lagi, praktek percaloan tenaga kerja luar Negeri di Karawang dilakukan oleh Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) diluar Karawang, kebanyakan para calo melempar calon TKI ke PJTKI yang berada di Jakarta,” Ungkapnya.

“Jika ada masalah dan lain sebagainya, biasanya PJTKI yang memberangkatkan secara ilegal itu cuci tangan, dan lagi – lagi menjadi beban Pemerintah. Karena bagaimana pun pihak keluarga tetap meminta untuk diurus oleh Pemerintah,” Sesal Andri.

“Tapi disatu sisi, Pemerintah juga tidak bisa berbuat banyak dalam membendung praktek percaloan TKI ilegal di Karawang. Selain prosesnya yang dilakukan secara sembunyi – sembunyi. Pemerintah juga belum memiliki regulasi khusus tentang sanksi bagi pelaku percaloan TKI secara ilegal,” Pungkasnya

 

Agustian / Red•

 

Baca Juga  Angka Partisipasi Pilkada Meningkat 3% Dari Pilkada 2015, Andri : KPU Karawang Sukses Lakukan Sosialisasi

 

 

Komentar

News Feed