oleh

Pelarangan Khusus Kepada Warga Masyarakat Pakisjaya Agar Tidak Mengadakan Pesta / Hajatan.

Kobra86/Karawang.
Satgas penanganan COVID-19. Muspika Pakisjaya. menegaskan bahwa kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bertujuan menurunkan angka kasus aktif dan terkonfirmasi, Upaya ini pun diperkuat dengan kebijakan pembentukan Posko Tangguh yang dicanangkan Satgas penanganan COVID-19 untuk wilayah tingkat kecamatan dan Desa.

Matpakar, SE. Kasi trantib Pakisjaya menuturkan. kepada jurnalis kobra86. Selasa (03/02/2021). “pada prinsipnya esensi PPKM dan dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dijalankan selama ini sesuai dengan UU No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. dalam aturan membagi jenis pembatasan.

Seperti halnya, kegiatan yang kami lakukan bersama team COVID 19 Muspika Pakisjaya pada saat ini. terdiri dari TNI, POLRI dan SATPOL-PP beserta jajaran menindak lanjuti adanya sebuah kegiatan.

Tanpa terkecuali terkait kegiatan sosial masyarakat yang akan mengundang kerumunan banyak orang. seperti pesta hajatan warga. apalagi di dalam nya ada hiburan akan kami larang serta langsung bubarkan.”tegasnya.

Senada di sampaikan, IPDA H. Sunaryo Kapolsek Pakisjaya.”PPKM mengakomodir, penerapan kebijakan ke wilayah yang lebih luas, namun spesifik kepada daerah-daerah yang masuk kedalam pertimbangan khusus dengan 4 parameter nasional dan langsung dibawah pertanggungjawab pimpinan Muspida serta Muspika setempat,” ujarnya.

Kebijakan PPKM saat ini juga diperkuat dengan strategi baru yang dicanangkan oleh Satgas Penanganan COVID-19 yaitu Posko tangguh yang akan tersebar di tingkat kecamatan dan desa. Posko desa pada tingkatan ini akan dipimpin oleh kepala desa dengan beranggotakan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pihak lain yang dibutuhkan.

“Fungsi prioritas posko untuk mendorong perubahan perilaku di masyarakat, memberikan layanan di masyarakat, pusat kendali informasi dan menguatkan pelaksanaan upaya 3T (testing, tracing dan treatment) hingga ke tingkat RT dan RW,” terangnya.

Baca Juga  Kanit Binmas Polsek Tirtajaya Giat Pengamanan dan Monitoring Program PMB BKKBN di Desa Bolang

lebih lanjut, IPDA. H Sunaryo. “Dengan kebijakan posko tersebut, diharapkan penularan COVID-19 hingga tingkat terkecil dapat dikendalikan bersama-sama oleh masyarakat. dan sudah diketahui bersama, bahwa klaster keluarga masih menjadi sumber penularan yang bisa saja terjadi di kalangan masyarakat. kendati kecamatan pakisjaya sejauh ini masih berada di zona hijau.

Karenanya penting Satgas COVID-19 dibentuk hingga ke tingkat RT dan RW dengan peran memantau kasus COVID-19. yang terjadi di pemukiman serta memberikan pengawasan apapun kegiatan masyarakat yang nantinya mengundang adanya timbul klaster baru serta kerumunan massa apapun jenis dan bentuknya dengan secepatnya kami dapat larang serta di bubarkan.

Saya terus menghimbau serta selalu mengingatkan kepada relawan COVID 19, beserta warga masyarakat agar tetap patuhi protokol kesehatan. sehingga risiko penularan di setiap desa dapat diminimalisir. bagi masyarakat yang wilayah nya terdampak, selalu ikuti arahan petugas di lapangan untuk melakukan evakuasi maupun langkah-langkah penanganan selanjutnya.”tutupnya.

(A. Sumadi / Jimmy).

Komentar

News Feed