oleh

Miskin Menikah Dengan Miskin, Akan Tumbuh Miskin Yang Baru.

Kobra86 / Jakarta

Muhadjir Effendy Selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) mengungkapkan jumlah rumah tangga miskin saat ini mencapai sekitar 5,7 juta keluarga yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menko PMK menyebut jumlah rumah tangga miskin akan terus meningkat dikarenakan keluarga miskin menikah dengan keluarga miskin lain, sehingga memunculkan rumah tangga miskin baru.

Sesama keluarga miskin besanan kemudian lahirlah keluarga miskin baru,” Ungkap dia, ucap Muhadjir Effendy saat menjadi pembicara inti dalam webinar yang digelar oleh Kowani, Selasa (4/8).

Perlu adanya pemutus mata rantai rumah tangga miskin yang semakin hari terus bertambah Salah satu program yang pihaknya jalankan saat ini adalah pembekalan bagi para calon pengantin.

Program Pembekalan calon pengantin ini sifatnya berupa perencanaan membangun keluarga antara dua pasangan yang mau menikah.

Apabila pernikahan dilaksanakan tanpa perencanaan bukan tak mungkin akan menjadi rumah tangga baru yang miskin,

Menko PMK juga menyebut perencanaan tak hanya berkisar pada bagaimana cara menjalani pernikahan, tetapi juga berkaitan dengan perencanaan memiliki keturunan, ekonomi, hingga perencanaan masa depan anak.

“Tentu saja harus dimulai dengan adanya perencanaan keluarga, karena itu harus ada bimbingan rumah tangga calon pengantin yang itu menjadi program utama Kemenko PMK,” ucapnya.

“Kita harapkan rumah tangga baru akan siap untuk menyiapkan generasi Indonesia yang maju, yang unggul sesuai arahan dari Bapak Presiden,” ujarnya.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu mengatakan program bimbingan pranikah yang mestinya mulai berjalan 2020 ini ditunda lantaran pandemi virus corona (Covid-19). Rencana bimbingan pranikah atau pembekalan kepada calon pengantin telah disampaikan sejak 2019 lalu.

“Tapi karena kena Covid-19 terpaksa kita tunda,” tutup (Muhadjir Effendy).

Baca Juga  Berniat menengok anak di Pondok Pesantren ibu ini jadi Korban Jambret Jalan Baru Karawang

Agustian/Red/Net.

Komentar

News Feed