oleh

Memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw, Dan Menyantuni 70 Yatim Binaan Karang taruna IPB Dusun Bungin.

Kobra86/Karawang.

Menyantuni fakir miskin serta yatim, adalah salah satu suri tauladan nabi Muhammad SAW. sebuah tema yang di jadikan sebagai dasar serta dalam memaknai. memperingati maulid nabi besar Muhammad SAW. yang di selenggarakan di masjid Jamie Al-Makmur Rt 004/002 Dusun Bungin Desa Tanjungpakis Kecamatan Pakisjaya, Sabtu (05/12/2020).

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. itu sendiri yang di barengi dengan kegiatan santunan kepada para yatim binaan Karang taruna (KARTAR) Ikatan Pemuda Bungin (IPB). sebanyak 70 Yatim. yang dalam setiap bulannya secara rutin di laksanakan dan di adakan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1442 H. serta Santunan yatim, sebagai pengisi acara pendakwah dan penceramah utama yang di sampaikan oleh KH. Mukti Ali Al-Bantani. M.Pd pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al- Ibtida Pakisjaya, Karawang. sebagai pembuka ceramah pertama.

“Memaknai dalam memperingati maulid nabi Muhammad Saw. banyak sekali yang mesti kita jadikan sebagai pedoman hidup untuk kita semua selaku umat nya, seperti halnya konteks dalam berhubungan langsung dengan sang pencipta Allah SWT, serta berhubungan langsung dengan sesama manusia “HabblumminaAllah wa Habblumminnannas.”jelas, Kh Mukti Ali.

“Mencintai diri Rosululloh, mengikuti pula atas segala perilaku nya dan menjalankan sunahnya, “barang siapa yang sampai saat ini dalam dirinya terasa hidupnya selalu mengalami kesulitan yang di dalam hatinya selalu merasa sempit.

“Dan barang siapa di dalam hidupnya selalu saja berpaling, tidak mau mengingat kepada Allah SWT. yang padahal nikmat yang Allah sudah berikan sangat lah banyak, seperti memberikan nikmat hidup, memberi nafas, udara, air, memberi mata dan penglihatan. sehingga Allah SWT begitu besarnya memberikan berbagai macam nikmat.

Namun kita, masih saja berpaling tidak mau mengingatnya serta tidak mengikuti segala perintahnya. jika hal tersebut terjadi terhadap diri kita, terus menerus. tunggu saja kegalauan di hati akan singgah, kesempitan dalam hidup akan datang dan tidak menutup kemungkinan dalam setiap hari hidup ini akan selalu semakin merasa kesulitan untuk selamanya.”terangnya.

Baca Juga  Camat Rengasdengklok Diduga Ikut Politik Praktis? Pengamat : Tak Ada Kalimat Yang Mengarah Kok

Sementara itu, Ustadz. Syarifuddin, S.PdI. yang biasa di panggil Ustadz “Angling Darma” menjadi pengisi ceramah kedua, penceramah yang berasal dari Kabupaten Bekasi ini.

Dalam penyampaian materi ceramah. bukan hanya menggambarkan bagaimana perilaku serta suri tauladan tentang keseharian dari diri baginda nabi besar Muhammad Saw. baik terhadap keluarganya serta kepada para sahabat nya. bahkan umatnya hingga kini sampai di akhir zaman.

“Rosululloh Nabi Saw, itu adalah manusia pilihan untuk umat manusia di dunia ini. memiliki Akhlakul Karimah yang sungguh-sungguh mulia. di utus oleh Allah SWT. sebagai nabi terakhir pembimbing kepada seluruh umat di muka bumi ini. yang selalu mencintai kepada para yatim dan fakir miskin,”tutur, Ust. Syarifuddin.

Mencintai kepada para yatim sungguh sebuah kewajiban, yang mesti terus di kembangkan dan di aplikasi kan dalam kehidupan kita semua, baik secara individual maupun kelompok serta organisasi. seperti halnya organisasi ikatan pemuda bungin (IPB) Karang taruna Dusun Bungin, Alhamdulillah sejauh ini sudah memasuki putaran ke 16, dalam arti sudah 16 bulan lamanya tetap eksis dan berjalan.”ujar Goping, ketua panitia santunan kepada, kobra86.

Senada, di katakan Amas Suryanto. yang lebih akrab disapa “Ugall”
“Ucapan terimakasih kepada para donatur, baik lokal maupun luar daerah. yang sejauh ini sudah mendukung kegiatan Santunan yatim binaan kartar IPB. yang Alhamdulillah sudah mampu menyantuni sebanyak 70 orang Yatim, yang kini mampu merambah serta menjangkau ke luar tetangga Desa bukan hanya di Desa Tanjungpakis saja.

Harapan saya selaku ketua karang taruna Dusun, nanti nya dapat bekerja sama langsung dengan ketua karang taruna yang ada di Desa Tanjungpakis. selaku ketua karang taruna yang notabene membawahi Karang taruna untuk setiap dusunnya se Desa Tanjungpakis.

Baca Juga  Sedang Darurat Pandemi Pejabat Unsika Kegiatan Di Bali, Praktisi Hukum Desak Mendikbud Berikan Sanksi

Selanjutnya, kegiatan yang kami frakasai secara bersama ini, dalam kepengurusan karang taruna tingkat Dusun. jika ada kerja sama dari berbagai kalangan serta organisasi (KARTAR) Desa. insyaallah kesejahteraan untuk yatim, kedepannya bisa lebih baik lagi terlebih dalam menggali berbagai potensi apa saja, terutama tingkat dalam kesosialan. yang tentunya akan selalu bermanfaat untuk orang lain dan manfaat terhadap orang banyak.”Pungkasnya.

(A. Sumadi/Jimmy)

Komentar

News Feed