oleh

KETUA HIMPUNAN ADVOKAT / PENGACARA INDONESIA ( HAPI )DPC KABUPATEN BEKASI UDI JAELANI SH.MH KAWAL KASUS NYARIS PENGANIAYAAN PENGACARA

Seorang advokat/pengacara dari organisasi advokat HIMPUNAN ADVOKAT/PENGACARA INDONESIA (HAPI) nyaris jadi korban penganiayaan oknum perangkat Desa Sukamanah Kec.Sukatani Kab.Bekasi.
kronologis : kejadian ini terjadi pada hari kamis, 15 april 2021 Saat tim kuasa hukum keluarga tuan M.D yaitu adv. Eri efendi, SH, yang di tunjuk dan diberi kuasa untuk mengurus sengketa lahan/tanah milik keluarga tuan MD yang juga warga masyarakat Desa Sukamanah memenuhi undangan musyawarah dikantor Desa atas undangan Kepala Desa. Namun dalam proses musyawarah di dalam memimpin musyawarah/rapat sengketa lahan tersebut di duga oknum kepala desa terindikasi memihak ke salah satu pihak yang bersengketa, maka pihak kuasa hukum yang di wakili oleh adv.ERI EFENDI .SH yang mewakili kepentingan klien merasa keberatan dengan sikap oknum kades yang terindikasi memihak, maka tim kuasa hukum salah satu warga meminta musyawarah untuk tidak di lanjutkan karena netralitas sebagai unsur pejabat pemerintahan desa tidak di lakukan sebagaimana patutnya seorang pimpinan dalam menengahi hak-hak keadilan warganya.

Kemudian setelah intrupsi untuk tidak mau melanjutkan rapat tersebut pihak kuasa hukum yaitu ERI EFENDI,SH keluar ruangan rapat bersama keluarga klien yang hadir memenuhi undangan rapat tersebut. Saat mau keluar pintu Kantor Desa salah satu oknum perangkat desa dengan inisial M, tiba – tiba menjambak leher dan kerah baju advokat ERI EFENDI .SH dan tangan kanan mengepal seperti hendak memukul sambil mengeluarkan kata- kata tidak pantas meluapan emosi, beruntung keluarga klien sigap berusaha melerai dan di bantu bimaspol yang hadir, dengan kejadian tersebut maka ERI EFENDI .SH merasa keamanan dan kenyamanannya dalam menjalankan tugas profesi sesuai UU ADVOKAT NO.18 TH.2003 merasa sudah di rampas, di perlakukan tidak patut dan di duga hendak di aniaya, maka adv.ERI EFENDI. SH melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek sukatani pada hari Kamis malam jumat.

Baca Juga  Husus Jalan Protokol Purwakarta Disemprot Disinfektan

Di lain pihak Kabiro media Kobra 86.id Bekasi, mencari berita atas kejadian yang terjadi kepada ketua HIMPUNAN ADVOKAT/PENGACARA INDONESIA DPC.Kab.Bekasi UDI JAELANI ,SH,MH, beliau berpendapat
bahwa kejadian tersebut sangat di sayangkan dan sangatlah tidak patut d lakukan oleh oknum pejabat atau perangkat desa yg harusnya bersikap profesional dengan mengedepankan netralitas dan dapat mengontrol emosi yang tidak patut di lakukan oleh seorang kades.

Udi mengatakan, ” kami sebagai ketua dan advokat tidak terima dengan kejadian yang menimpa anggota atau rekan kami yg sudah mendapatkan perlakuan yang tidak patut dari oknum perangkat desa, untuk itu kami akan kawal delik aduan yang sudah kami laporkan dan sudah masuk ke tahap pemeriksaan saksi-saksi sampai keadilan benar – benar dapat di tegakan, tadi kami hadir untuk dampingi saksi – saksi dalam di mintai keterangan oleh penyidik. harapan kami sebagai penegak hukum yang bekerja atas perintah UU dan berdasarkan surat kuasa dengan kejadian ini agar pihak kepolisian dapat menindak lanjuti dan memproses secara hukum agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari khususnya kepada advokat dalam bertugas atas pencari keadilan dari klien – klien kami.,” dan proses hukum perdata akan di ajukan gugatannya ke pengadilan negeri cikarang .

Dedi Wicaksono Biro Bekasi

Komentar

News Feed