oleh

Dinas Kesehatan Karawang Adakan Pendampingan Pelayanan Prioritas Penurunan Tingkat Stunting Di Kecamatan Pakisjaya.

  1. www.Kobra86.id

Karawang, Pakisjaya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, UPTD PUSKESMAS Pakisjaya, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) menggelar acara pendampingan pelayanan stunting tingkat Kecamatan di Desa Tanjungbungin Kecamatan Pakisjaya kabupaten Karawang. pada kamis (17/09/2020).

Turut hadir Dr. Nurhelikurniadi, MM. Kepala UPTD PUSKESMAS Pakisjaya.
H. Panji Santoso, SE. Camat Pakisjaya.
Mat Pakar, SE. Kasi trantib Pakisjaya.
Siti Komariah Ningsih, S.St.MKes. KABID (BP3A) karawang. para staf aparatur Desa Tanjungbungin, Bidan Desa dan para lembaga kelompok Posyandu. tamu undangan yang lainnya.

Melalui Dinas Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Karawang (BP3A). terus berupaya menangani balita yang bertumbuh pendek (Stunting) dengan kerjasama lintas sektor antar kota, desa atau lembaga. mulai dari awal kehamilan mengenai asupan gizi dan makanan yang mengandung vitamin dan yang bergizi di jaga mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) hal yang akan di diskusikan.

Sementara itu, Siti Komariah Ningsih S.St.MKes. KABID (BP3A). mengatakan, Pemkab Karawang Dinas kesehatan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) terus berkomitmen mengatasi permasalahan stunting melalui kerjasama lintas sektor menuju karawang “zero stunting”. mulai dari penyebab langsung dan tidak langsung masalah gizi di wilayah kecamatan maupun pelosok desa.

“Melalui program pendampingan pelayanan prioritas stunting tingkat kecamatan di Desa Tanjungbungin Kecamatan Pakisjaya ini, adalah langkah untuk mengatasi akan masalah gizi yang terjadi di wilayah kabupaten karawang. seperti halnya kecamatan Pakisjaya walau secara grafis dan hasil dari data catatan hanya 0,2%. untuk peningkatan pelayanan dalam mengatasi stunting agar semakin di tingkatkan pelayanan nya.”ucapnya.

Sambung Siti Komariah Ningsih, melalui kegiatan peserta pendampingan prioritas pelayanan stunting ini, Pemkab Karawang Dinas kesehatan, BP3A. mengajak seluruh warga masyarakat, stakeholder para pemangku kepentingan untuk terus berkontribusi dan bekerja sama dalam mencegah dan menurunkan prevalensi stunting yang terjadi, kendati masih berada di tengah pandemi (COVID-19) sekalipun.

Baca Juga  Acuhkan Intruksi Bupati Galian Tanah Merah kampung Sadang Desa Mulyamekar Kecamatan Babakancikao Tetap Beroperasi

“Mari jadikan kegiatan ini, sebuah momentum mencanangkan intervensi penurunan stunting terintegritasi secara bersama-sama. Jika tidak berkontribusi dalam penanganan ini maka akan sia-sia, tanpa ada nya kerjasama untuk mengatasi permasalahan stunting bukan hanya upaya dari tingkat kabupaten saja.” ujarnya.

Hal Senada di sampaikan, Dr. Nurhelikurniadi, MM. Kepala UPTD Puskesmas Pakisjaya, mengatakan. “Saat ini warga masyarakat kecamatan Pakisjaya yang mengalami stunting 0,2 %. dan jumlah tersebut insyaallah untuk di tahun kedepannya akan kita prioritaskan serta mengusahakannya bisa mencapai di level grafis sampai dalam tingkat 0,%.

Dalam meningkatkan kesehatan dan menjaga agar tidak terjadinya angka peningkatan stunting, kami terus mengimbau agar upaya untuk penanganan stunting harus terus dilakukan. hal tersebut sebagai bentuk kepedulian kami terhadap warga masyarakat di Pakisjaya, untuk lebih memperhatikan dalam menangani masalah mulai dari memperhatikan makanan asupan gizi dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk setiap hari nya.”pungkasnya.

(A. Sumadi).

Komentar

News Feed