oleh

Di Himpit Dua Kabupaten Karawang Dan Bekasi. Laut Muara Bungin Nyaris Mati Akibat Pedangkalan.

www.Kobra86.id

Karawang, Pakisjaya.
Anak sungai kali citarum yang mengalir ke laut muara Bungin Desa Tanjungpakis Kecamatan Pakisjaya kabupaten Karawang.

Adalah salah satu sungai yang membatasi perbatasan dua wilayah kabupaten, antara Karawang dan Bekasi. Muara bungin menjadi tempat bersandar nya para nelayan ketika pulang dan pergi mengais rezeki ke lautan baik pagi hari maupun malam hari.

Demi mencukupi kebutuhan hidup keluarga mereka. hidup yang memang berprofesi sebagai nelayan tradisional.
warga di kedua perbatasan kabupaten itu sendiri secara mayoritas menggantung kan hidupnya dalam mencari nafkah hanya bisa di laut.

Polemik yang kerap terjadi serta menjadi langganan setiap tahunnya.
ketika memasuki musim kemarau
laut muara Bungin Desa Tanjungpakis.
menjadi sebuah persoalan yang sangat memilukan untuk sebagian besar nelayan dalam hal tidak bisanya melaut karena terjadi pedangkalan muara terus menerus, yang sampai saat ini belum ada perhatian pemerintah yang lebih serius baik Kabupaten Karawang maupun Kabupaten Bekasi.

Nur Akbar (45) Tokoh pemuda asal Bekasi lewat live streaming di akun Facebook pada Sabtu (05/09/2020)
secara gamblang dan blak-blakan dengan logat Betawinya menyampaikan. “Nelayan adalah satu manusia juga yang patut di perhatikan” akan keberadaan mereka yang hidup di pesisir dalam mencukupi kebutuhan keluarga yang cuma mengandalkan usahanya semata-mata di laut.

Jika muara sebagai akses bolak baliknya perahu mereka tidak bisa di lalui lagi, selanjutnya nasib untuk nelayan itu sendiri beserta keluarga nya sudah di pastikan akan kebingungan dan harus berbuat apa.

Menyikapi persoalan yang sangat urgen terhadap nasib para nelayan baik Bekasi maupun Karawang.
Pemerintah Desa Pantai Bakti Kecamatan Muara Gembong-Bekasi dan para Nelayan. mencari dana hasil dari “Patungan” (Swadaya). untuk menyewa ekskavator (Bekho).”mengungkap sewanya berapa? pastinya mahal.”

Baca Juga  Koalisi Aktivis Selatan ( KAS ) meminta BN.KHOLIK mundur dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi.

“Berharap perahu-perahu mereka bisa terselamatkan untuk bolak-balik melalui di muara bungin yang nyaris mati dan sangat sulit di lalui sebulan belakangan ini.”bebernya.

Selanjutnya apakah persoalan langganan pedangkalan di laut muara Bungin harus saling lempar tanggung jawab. yang padahal ada warga masyarakat yang sangat membutuhkan kepedulian pemerintah.

Untuk sementara biarpun melalui “Patungan”(swadaya) dari Kades Pantaibakti Muara gembong dan para nelayan nya. saat ini sudah berusaha dan berupaya sekuat tenaga dan pikiran agar mampu menyelesaikan
yang di derita oleh nelayan dua wilayah tersebut.

Tinggal Pemerintah Kabupaten Karawang baik dinas terkait serta yang memiliki kebijakan dalam hal memikirkan nasib warga masyarakat nelayan. upaya yang mesti di lakukan seperti apa saja? bukan wacana maupun rencana, segera lah di selesaikan persoalan pedangkalan di laut muara Bungin ini. yang selalu menjadi langganan setiap tahunnya.”pungkasnya.

(A. Sumadi).

Komentar

News Feed