oleh

ATR/BPN, CAMAT Hingga LURAH Yang Terlibat Praktik Mafia Tanah Harus di Pidana.

Kobra86-Jakarta,. AKBP Kristinatara Wahyuningrum Kanit 5 Dittipidum 2 Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan bahwa pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN), Camat hingga Lurah yang terlibat praktik mafia tanah akan langsung dipidana.

Jangankan yang terlibat kegiatan ilegal, mereka yang melakukan kesalahan tidak sengaja pun akan dikenakan sanksi pidana., “Tidak ada lagi alasan salah prosedur, ataupun cacat administrasi” Tegasnya.

Bilamana BPN ikut dalam praktik atau mendukung mafia tanah, langsung akan dipidana,” Jelas AKBP Kristinatara dalam diskusi virtual.

Meskipun sudah sistem Online dan serba mudah tetapi faktanya masih banyak masyarakat yang dibuat kebingungan dalam berproses dengan kinerja Oknum ASN di BPN.

Kristina menjelaskan telah bertemu dan akan membuat perjanjian kerjasama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mengantisipasi praktik mafia tanah.

MOU / perjanjian kerja sama ini dibuat supaya BPN lebih teliti, dan giat melakukan langkah preventif terhadap kemungkinan terjadinya praktik mafia tanah.

“Tidak ada modus baru dalam praktik mafia tanah yang telah sejak lama terjadi, Pungutan Liar (Pungli) / Cacat Administrasi”

Sambungnya jika dibiarkan ini bisa terulang, karena berbagai macam faktor terutama kesalahan pegawai BPN dalam administrasi pertanahan, karena selama ini BPN sendiri sangat berhati-hati dalam memproses kaitan dengan legalitas tanah namun ada saja peluang mafia tanah untuk bermain sehingga proses tersebut menyimpang dan hasil nya pun tidak jelas.

Editor : Agustian / Red•

Komentar

News Feed