oleh

Air Sungai Meluap Ke Jalan Rengasdengklok – Batujaya, Pengamat Sosial : DPUPR Bisa Gunakan Anggaran Emergency Lakukan Pengerukan

Kobra86 / Karawang

Musim hujan diakhir Tahun 2020 mulai intensif dengan curah yang tinggi, debit air sungai dan irigasi diwilayah Karawang pun mulai tinggi, karena terisi oleh air hujan dari mulai hulu sampai hilir. Salah satu contoh sungai yang menyambungkan Kecamatan Rengasdengklok dan Kecamatan Batujaya. Debit air sangat tinggi, sehingga air melebihi tanggul sungai dan menggenangi jalan.

Selain berpotensi merusak hotmix atau coran jalan, genangan air tersebut juga bisa membahayakan pengendara roda 2 mau pun roda 4. Sebab lubang – lubang jalan yang tergenangi air sungai tidak terlihat oleh pengendara.

Pengamat sosial, Andri Kurniawan yang kebetulan sedang melintasi jalur tersebut, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar segera mengatasinya.

Dikatakannya, “Suatu kebetulan saya sedang melintasi jalur ini, dan menggunakan roda 2. Air yang menggenangi jalan menutupi lubang dan belahan jalan, sehingga pengendara harus ekstra hati – hati. Karena jalur ini jalannya banyak yang berlubang dan belah, kalau roda kendaraan terperoksok pada lubang, bisa menyebabkan kecelakaan,”

“Ini merupakan jalan tipe B, kewenangan perbaikannya ada di Pemerintah Provinsi (Pemprov). Tapi setidaknya, Pemkab Karawang lakukan langkah antisipasi dengan melakukan pengerukan sungai. Melubernya air sungai disebabkan adanya pendangkalan. Saya pikir kalau dilakukan pengerukan atau normalisasi, tidak akan terjadi banjir dijalan,” Terang Andri.

“Saya mendorong Dinas PUPR Karawang mengambil langkah antisipasi. Ini sebenarnya belum memasuki puncak musim hujan, kalau sudah memasuki puncaknya. Tentu intensitas serta volume hujan akan lebih tinggi, bisa jadi genangan air dijalan kalau tidak dilakukan pengerukan, bisa lebih parah dari sekarang,” Ujarnya.

“Ini masuk kategori darurat, bisa kok menggunakan anggaran kedaruratan. Tanpa harus menunggu Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni Tahun Anggaran 2021. Memang kondisinya sangat emergency, jangan sampai menunggu dulu adanya korban kecelakaan,” Pungkasnya.

Baca Juga  Di Masa Pandemi Serdik Bagus Ikhwan Christian Bagikan Paket Sembako ke Masyarakat

 

Agustian / Red•

Komentar

News Feed